Assess-Me membantu sekolah memahami kemampuan berpikir siswa, menentukan prioritas pengembangan, dan mengubah hasil asesmen menjadi rencana praktis untuk mengembangkan keterampilan.
Asesmen • Pahami • Putuskan
Nilai akademik menunjukkan apa yang telah dipelajari siswa. Asesmen keterampilan berpikir memberikan wawasan tambahan tentang cara siswa bernalar, menganalisis informasi, memecahkan masalah, berkomunikasi, dan mengambil keputusan.
Gunakan wawasan ini untuk mendukung perkembangan siswa—bukan untuk memberi label kepada siswa atau menggantikan pertimbangan profesional guru.
Mengajukan Pertanyaan • Analisis Informasi • Berpikir Logis • Berpikir Kreatif • Pengambilan Keputusan • Komunikasi • Keterampilan Emosional & Sosial • Hikmah / Berpikir Etis.
Hasil asesmen dapat menunjukkan kekuatan relatif dan bidang yang dapat ditingkatkan melalui kegiatan pembelajaran yang terarah.
Profil individu: Membantu siswa dan pendidik memahami profil keterampilan setiap peserta didik.
Perbandingan tingkat kelas: Membandingkan pola antarkelas dan mengidentifikasi kelompok yang mungkin memerlukan dukungan tambahan.
Perbandingan tingkat sekolah: Meninjau distribusi keterampilan di seluruh sekolah dan menentukan prioritas pengembangan.
Gunakan hasil asesmen bersama bukti pembelajaran di kelas dan ukuran lainnya; perbandingan memerlukan data asesmen yang memadai dan sesuai.
1. Asesmen: Pilih asesmen yang sesuai dan atur keikutsertaan siswa.
2. Pahami: Tinjau laporan tingkat individu, kelas, dan sekolah.
3. Putuskan: Tentukan keterampilan berpikir yang menjadi prioritas dan rencanakan kegiatan yang terarah.
4. Tinjau: Ulangi asesmen yang sesuai bila diperlukan untuk memantau perubahan dari waktu ke waktu.
Tunjukkan komitmen nyata untuk mengembangkan keterampilan berpikir—bukan hanya meningkatkan nilai ujian.
Sampaikan inisiatif sekolah kepada orang tua melalui pelaporan yang bertanggung jawab dan didukung bukti.
Bangun citra institusi yang lebih kuat melalui pengembangan siswa dan peningkatan berkelanjutan.
Assess-Me tidak menjamin peningkatan peringkat, hasil akademik, atau akreditasi.
Asesmen percontohan: Mulai dari kelompok atau jenjang kelas tertentu.
Penerapan di seluruh sekolah: Selenggarakan asesmen di berbagai kelas dan tinjau wawasan gabungannya.
Kolaborasi profesional: Jelajahi keterlibatan guru, interpretasi hasil, dan kegiatan pengembangan keterampilan.
Cakupan kemitraan, biaya, akses data, dan pengaturan pelaporan disepakati bersama masing-masing sekolah.
Temuan asesmen merupakan salah satu sumber informasi, bukan diagnosis atau ukuran menyeluruh atas potensi siswa.
Sekolah perlu menyampaikan hasil secara bertanggung jawab, melindungi informasi siswa, serta menerapkan izin dan pengaturan akses yang sesuai.
Ceritakan tentang sekolah Anda, kelompok usia siswa, dan tujuan yang ingin dicapai. Kita dapat mendiskusikan langkah awal yang sesuai.
